Perspektif Historis dalam Linguistik Forensik

Authors

  • Frans Asisi Datang Program Studi Indonesia, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, UI Author

Abstract

Kajian linguistik forensik yang banyak berdengung selama ini sebagian besar berkaitan dengan 
bidang kajian fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, pragmatik, dan wacana serta berkaitan dengan aspek  kepengarangan (authorship), plagiarisme, bahasa dalam proses persidangan, bahasa dalam proses penyidikan,  dan bahasa undang-undang. Dari beberapa kasus yang pernah saya hadapi sebagai ahli bahasa, aspek  kesejarahan bahasa juga diperlukan dalam sebuah kasus, terutama dalam kasus pemalsuan dokumen.  Penelitian ini bertujuan untuk menelaah beberapa kasus yang berkaitan dengan aspek kesejarahan linguistik  forensik. Pengetahuan tentang sejarah bahasa diperlukan untuk memperjelas sebuah kasus pemalsuan  dokumen. Hasil analisis mengungkapkan bahwa dari aspek kesejarahan bahasa, bahasa selalu dalam proses  perubahan. Perubahan bahasa merupakan hal yang wajar dan tak dapat ditolak. Untuk membuktikan palsu atau  tidaknya suatu dokumen, sebagai ahli bahasa penulis menganalisis dokumen yang menjadi alat bukti dari segi  sejarah dan perkembangan bahasa Indonesia. Ada empat aspek yang diteliti dalam hal ini: ejaan, morfologi,  diksi, dan kalimat. Kesimpulannya bahwa salah satu tugas utama linguistik forensik adalah membuktikan  keotentikan atau palsu-tidaknya sebuah dokumen. 

Downloads

Published

2025-03-21

Issue

Section

Articles