KEJAHATAN BAHASA DI MEDIA SOSIAL PADA WILAYAH HUKUM MANOKWARI: KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK

Authors

  • Hugo Warami Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Papua – Manokwari Author

Keywords:

kejahatan bahasa, media sosial, Manokwari, linguistik forensik.

Abstract

Kajian ini bertujuan menggambarkan potensi kejahatan bahasa yang terjadi pada facebook sebagai 
media sosial yang diyakini oleh masyarakat pengguna sebagai media yang mampu menawarkan kemudahan dan  kecepatan penyebaran informasi, memberi dan menerima tanggapan, mengamati peredaraan informasi secara  praktis, mudah, dan cepat sesuai konteks kebutuhan pengguna. Data yang digunakan dalam kajian ini terdiri atas  data primer, yaitu data yang diidentifikasi dan diolah sendiri oleh saksi ahli bahasa sendiri berupa fakta bahasa  pada teks-teks dalam media on line (facebook, sms, dan WA) sebagai barang bukti (BB) penyidik dan  data  sekunder berupa data tertulis yang berasal dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Saksi Ahli atau Keterangan Ahli 
yang dibuat oleh penyidik dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Manokwari. Dalam perspektif  linguistik forensik, kajian ini berupaya menerapkan prinsip-prinsip ilmiah terhadap data kebahasaan pada kasus  tindak pidana (kejahatan bahasa), serta mengadaptasi langkah-langkah dalam kajian ilmiah pada bidang ilmu  lainnya. Kajian ini menggunakan dua pendekatan, yakni (1) pendekatan teoretis dan (2) pendekatan metodologis.  Pendekatan teoretis adalah eksplorasi teori Linguistik Forensik, sedangkan pendekatan metodologi adalah  pendekatan deskriptif dengan dimensi eksplanatif serta mengikuti prosedur (1) tahapan penyediaan data, (2)  tahapan analisis data, dan (3) tahapan penyajian hasil analisis data. Hasil kajian menemukan fakta bahasa 
penghinan dan pencemaran nama baik sebanyak 15 (lima belas) buah, yakni (1) Biadab, (2) Busuk, (3) Binatang,  (4) Anjing, (5) Babi, (6) Gurita, (7) Iblis, (8) Setan, (9) Sihir, (10) Santet, (11) Jahat, (12) Keji, (13) Jahanam,  (14) Gatal, dan (15) Puki. 

Downloads

Published

2025-09-09

Issue

Section

Articles